Minggu, 20 Januari 2013

Jangan Jatuh

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjVXz2FaiVqydxJ_I2klIH0Y8hy-4D1-kCjL9LybzS4dUq2FePrZudYawHDZ6C8erXAa_oHuVNsUHB0SwSCGIBnP4eOw_cyENWaTayf7WcmR8RqN7XclTylXWugVStpo_kVyKm2TDraWiA/s1600/antarafoto-1290926108-.jpg

Memang banyak penghobi burung kicau tak menyadarinya jika sangkar burung kesayangannya jatuh tidak mempengaruhi apa-apa dari si burung sendiri.Itu adalah pemikiran yang salah.Salah besar.



Kenapa saya berkata demikian?Ya,keadaan mental burung juga sangat terganggu.Ketika sangkar dalam keadaan jatuh,burung cenderung panik,lebih dari sekedar panik ketika didekati orang(bagi burung yang belum jinak).

Karena setelah jatuh burung biasanya panik,yang berdampak goyahnya mental burung itu sendiri.Jika sangkar jatuh dari ketinggian tempat yang cukup tinggi dan kandang masih kokoh dan kuat,maka dampak buruk bagi si burung itu sendiri adalah berupa berkurangnya nafsu makan dan burung cenderung untuk diam.

Burung juga jarang berbunyi,dan lama-kelamaan burung bisa mati kelaparan serta juga karena stress akibat jatuh.Lalu,muncullah pertanyaan.Bagaimana jika sudah demikian ini?Yang pertama dilakukan adalah dengan memperkokoh tempat dimana sangkar itu berada.Perkirakan apakah tempat sangkar itu kuat ataupun tidak.

Kedua adalah menangani mental si burung sendiri(bagi burung yang stress).Beri perhatian ekstra kepada si burung.Amati apakah sudah mau makan atau belum.Jika sudah mau makan,bersyukurlah karena mental burung anda tidak kenapa-kenapa.

Jikalau burung anda tetap saja diam dan tidak mau makan,maka anda harus menangkap burung itu dan memberinya makan dengan cara diloloh(walaupun burungnya sudah dewasa) agar kelangsungan hidupnya tetap terjamin.

0 komentar:

Posting Komentar