Kamis, 03 Januari 2013

Siap Lepas 170 Ekor


Taman Wisata Mekarsari melepasliarkan 170 burung pemangsa serangga di seluruh areal taman wisata yang terletak di Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.

"Kegiatan lepas liar burung di kawasan Wisata Mekarsari merupakan yang ketiga kalinya dilakukan. Kali ini bertepatan dengan perayaan HUT ke-17 Mekarsari," kata Manajer Publik Relation Mekarsari, Putri Ayu Pratami.

Acara pelepasan burung pemakan serangga diikuti oleh manajemen Mekarsari, pengunjung dan sejumlah wartawan bertempat di area Danau.

Putri mengatakan, melepas liarkan burung di area Taman Wisata Mekarsari adalah sebagai salah satu upaya untuk menjaga ekosistem demi pelestarian lingkungan. 

Lebih lanjut Kepala Divisi Operasional Mekarsari Sukardi menyebutkan, jenis-jenis burung yang dilepas liarkan terdiri dari Kutilang, Jalak Nias, Jalak Hitam, Kaca Mata, Ciblek, dan Samperling.

"Burung-burung yang dilepas liarkan di Mekarsari ini disesuaikan dengan jenis lingkungan dan serangga yang ada. Karena tidak semua jenis burung "betah" tinggal di area ini," katanya.

Ia mengatakan, tahun pertama Mekarsari melepaskan 100 ekor burung yang terdiri dari beberapa jenis lain seperti sutan jawa, prenjak, kacamata, tempering, kutilang, dan jalak.

Dari hasil survey pertama burung yang dilepaskan, ternyata jenis burung yang betah tinggal di area Mekarsari seperti jalak dan kutilang. 

Menurut Sukardi, keberadaan burung menjadi sangat penting. Karena dapat membantu pemberantasan hama di lahan Mekarsari.

"Sebelum ada burung, hama di tanaman cukup banyak. Setelah kami melakukan pelepasan burung. Ternyata keberadaan burung-burung itu cukup membantu menjaga kondisi tanaman bebas dari hama," katanya.

Pelepasan burung pemangkan serangga merupakan rangkaian dari program Mekarsari sweet 17 yang diselenggarakan dalam rangka merayakan HUT ke-17 Mekarsari. -antaranews

0 komentar:

Posting Komentar