Kamis, 21 Maret 2013

Lepas Burung Hantu di Aceh

 http://jenisburung.com/wp-content/uploads/2013/02/tyto-alba-2.jpg

Gudang Burung - Biasanya, untuk membasmi hama tikus yang kerap menggasak tanaman padi dilakukan dengan cara adat “let tikoh” (kejar tikus-red). Namun, kali ini dilakukan dengan cara lain. 


Pemerintah Aceh melepaskan dua ekor burung hantu yang bertempat di Gampong Blang Seunong, Seunuddon, Aceh Utara, Selasa (19/03/2013). Dua ekor burung tersebut berfungsi untuk membasmi hama tikus yang kerap menggasak tanaman padi milik petani.
Pelepasan dua ekor burung hantu itu dipimpin langsung oleh Asisten III Provinsi Aceh, Muzakar dan Direktur Serealia Kementrian Pertanian RI, Fathan A Rasyit. Dan disaksikan oleh Wabup Aceh Utara Muhammad Jamil M.Kes, Unsur Muspida Aceh Utara, seluruh SKPK dan SKPA Aceh Utara. “Mengingat tanaman padi milik petani selama ini digasak hama tikus, maka kita tugaskan dua ekor burung hantu ini untuk membasmi tikus-tikus nakal tersebut,” kata Muzakar.


Selain burung hantu, Pemerintah Aceh juga membentuk gerakan massal pengendalian hama tikus terpadu secara gropyokan. “Melalui gerakan tersebut, diharapkan akan dapat menekan tingkat kehilangan hasil yang masih tinggi diakibatkan oleh serangan hama utama, yakni dari 10 persen menjadi 5 persen,” sebutnya lagi kepada wartawan.
Disamping dengan cara gropyokan itu, pengendalian tikus juga dapat dilakukan dengan cara pengemposan, pemberian racun, pagar perangkap dan penggunaan musuh alami (burung hantu). Pihaknya berharap, agar kiranya gerakan seperti ini terus didukung oleh kalangan pihak di Aceh maupun Aceh Utara. Untuk BUMN juga perlu memberikan partisipasinya.

0 komentar:

Posting Komentar