Sabtu, 02 Maret 2013

Tewas Karena Mencuri Burung

 http://images.solopos.com/2013/02/Ilustrasi-kekerangan-polisi-huffington-post-co.jpg

Gudang Burung - Heri Irawan (28) warga Dusun V Desa Bandar klippa Kec. Percut Seituan Kab. Deliserdang, yang menjadi korban amukan massa hingga tewas di Jalan KL Yossudarso Titipapan Medan Deli dibawa ke Instalasi Jenazah RSUD dr Pirngadi Medan, Rabu (27/2/2013) jam 18.00 wib.


Menurut informasi yang didapat , Heri Irawan dipregok warga sedang mencuri burung Jalak Batu di rumah warga di perumahan Marinir Titipapan pada, Rabu (27/2) jam 07.00 wib.

Warga spontan meneriaki Heri, karena takut dimasa Heri langsung kabur ke kantor Bea cukai yang tak jauh dari daerah tempat ia beraksi. Sayangnya Heri ditangkap petugas beacukai disana. Tak berapa lama warga datang langsung memukuli korban hingga tak sadarkan diri lantara mengalami pendarahan hebat dikepalnya.

"Dia (Heri) terperegok warga mencuri, lalu dipukuli hingga tak sadarkan diri," kata Hari Kencana warga yang ikut mengantarkan mayat Heri ke Instalasi Jenazah RSUD dr Pirngadi Medan.

Tak berapa lama amukan masa berlangsung, satuan Reskrim Polsek Labuhan turun kelokasi. Melihat Heri sudah tak berdaya, Polisi langsung melarikan Heri ke RS Ametha Sejahtera Simpang Kantor Labuhan.
Di rumah sakit swasta itu, Heri mendapat perawatan, namun sayang tepat pada jam 14.00 wib, Heri menghembuskan nafas terakhirrnya.

Sementara hingga saat ini pihak polisi masih menunggu keluarga Heri. Sebab sampai berita ini dirilis pihak polisi belum mengetahui siapa keluarga mayat yang terbujur kaku di Instalasi jenazah.

"Kita masih menunggu keluarga untuk menjemput mayatnya. Dan tentunya pihak polisi masih mencari keluarga mayat tersebut," kata Aiptu Kastons petugas Polsek Labuhan yang mengantar mayat.-tribun

0 komentar:

Posting Komentar