Kamis, 24 Oktober 2013

Pasar Burung Depok Bakal Jadi Pasar Burung Hias Terbesar


Gudang BurungKeberadaan shelter Pasar Depok di bekas Tempat Pemakaman Umum (TPU) digadang-gadang mampu mendukung keberadaan arena perlombaan burung yang dibangun di sebelahnya. Pasalnya, kedua tempat tersebut tidak dapat dipisahkan satu persatu.

Lurah Pasar Depok, Agus Suharto, mengatakan, dengan dibangunnya kawasan tersebut menjadi tempat perdagangan para PKL  maka akan menciptakan sentra penjualan burung hias terbesar di Kota Surakarta. Pasalnya, Pasar Depok selama ini telah identik dengan pasar tradisional yang khusus menjual beragam burung hias.
“Saya optimis, jika pembangunan shelter Pasar Burung Depok ini selesai, makan Pasar Depok akan lebih dikenal lagi sebagai pasar burung terbesar di Kota Surakarta. Yang jelas, total luasan lahan yang sedang kami garap di bekas makam belakang pasar mencapai 8000 meter persegi dimana nanti digunakan untuk arena lomba kicau burung hias dan shelter PKL” tandas Agus.
Proyek shelter PKL ini, merupakan salah satu perwujudan keinginan PKL burung yang selama ini mangkal di depan pasar. “Dahulu, memang mereka minta seperti itu. Makanya kami buatkan shelter dengan harapan mereka bisa nyaman berjualan dalam kondisi cuaca apapun,” terangnya.
Mengenai proses relokasi PKL burung, bakal dikerjakan tahun depan. Pengelola pasar, berkeinginan merelokasi PKL burung wilayah Depok dan wilayah Widuran sekaligus untuk menyatukan mereka.
“Di Widuran, kami sudah punya datanya dimana terdapat 36 PKL. Dan mereka inilah yang ditata ulang tahun depan. Artinya mereka harus mau ditata agar kawasan Widuran dan Depok bersih dari PKL,” pungkas Agus.

0 komentar:

Posting Komentar