Senin, 19 Agustus 2013

Pemburu Burung Meninggal Terseret Arus


Gudang BurungDua pemburu burung hanyut di Sungai Cijambe, Bogor, Jawa Barat, sejak Minggu (18/8/2013). Dalam pencarian selama dua hari, kedua pemburu ditemukan tak bernyawa di sela-sela bebatuan sungai, Senin (19/8/2013).
"Musibah ini terjadi saat korban mencari burung liar," kata Kepala Kepolisian Sektor Klapanunggal Ajun Komisaris Darmawan, saat dikonfirmasi soal nasib kedua pemburu burung, Senin malam. Kedua pemburu burung ini adalah Parman (30) dan Wawan (32).

Lokasi penemuan jenazah kedua pemburu berjarak lebih dari 6 kilometer dari tempat mereka terjatuh dari sepeda motor yang terhantam arus Sungai Cijambe. Sementara itu, lokasi penemuan jenazah Parman dan Wawan terpisah sekitar 2 kilometer.

Menurut Darmawan, kedua pemburu burung ini diduga hanyut dalam aliran Sungai Cijambe, Minggu sekitar pukul 19.00 WIB. Sepeda motor Yamaha Mio bernomor polisi F-6964-MZ mereka pun ditemukan tersangkut di bebatuan. Ditemukan pula peralatan berburu mereka dan sebuah sangkar berisi burung jalak yang sudah mati.

Berdasarkan keterangan dari keluarga dan sejumlah warga, Parman dan Wawan memang pamit pada Minggu sore untuk berburu burung liar. Burung-burung hasil tangkapan biasanya dijual di pasar terdekat.

Saat musibah terjadi, Parman dan Wawan hendak menyeberangi Sungai Cijambe yang berarus deras setelah diguyur hujan. Kondisi sungai itu tidak menyurutkan niat mereka menyeberang. Namun, sepeda motor yang mereka tumpangi tak mampu menahan empasan arus sungai, menyebabkan kedua korban terjatuh dan hanyut.

Menurut Darmawan, seorang warga bernama Dodi melihat saat korban jatuh dari motor. Dia yang merupakan petugas pertahanan sipil mengabarkan hal itu kepada warga yang kemudian sigap meniti sungai mencari kedua korban.

Pencarian pada Minggu malam tak membuahkan hasil karena minimnya penerangan dan derasnya arus sungai yang membahayakan para pencari. Dilanjutkan pada Senin pagi, pencarian mendapatkan kedua korban meninggal. Jenazah langsung dibawa dan dimakamkan di Desa Lulut.

0 komentar:

Posting Komentar