Tampilkan postingan dengan label Burung Maskot. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Burung Maskot. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Juni 2013

Maskot Porprov IV Madiun

 http://img.lensaindonesia.com/thumb/500-1/uploads--1--2013--06--39251-maskot-porprov-iv-edit-burung-kepodang-batu-madiun.jpg

Gudang Burung - KONI Jatim, memperkenalkan Maskot Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim IV 2013 Madiun, kepada gubernur di Gedung Negara Grahadi, Jumat (7/6/2013). Kali ini giliran Burung Kepodang Pado (Oriolus Chinensis Maculatus) yang terpilih.


Kepodang Pado juga dikenal dengan nama, Kepodang Kuduk Hitam, Dendang Selayang, Kunyit Besar, Kunyit Selayang, atau Black-naped Oriole. Burung ini memang dikenal sebagai burung asli Kota Madiun selama ini.

Dipilihnya Kepodang Batu sebbagai maskot Porprov IV bukan tanpa alasan. Dalam pemaparannya, Ketua Umum KONI Jatim, Erlangga Satriagung menjelaskan, butung ini memiliki bulu yang bersih, rapi dan indah.
Selain itu, Kepodang Batu sangat teliti dalam membuat sarang yang kuat dan indah. “Diharapkan burung ini dapat memberi inspirasi para atlet mencapai puncak prestasi,” papar Erlangga.

 http://alamendah.files.wordpress.com/2010/04/burung-kepodang.jpg

Pada Porprov I, 2007 silam, buaya didapuk sebagai maskot. Berlanjut ke Porprov II 2009 di Malang, maskot yang dipakai adalah singa. Sedangkan harimau putih menjadi maskot untuk Porprov III 2011, Kediri.

Tidak hanya itu, lambang tersebut juga bisa dijadikan motivasi kelancaran perhelatan olahraga yang diadakan dua tahun sekali ini.

Jumat, 22 Februari 2013

Maskot Baru Liverpool

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhWLm0dzgTPxFm0MAcFyZagz4hdI2rQGhgSEnSb1OkiP07cieNs3xgEZPEfAA7CsCCn089Cy-trCG9-7XWBl0HMlP-cgTA_Qs7K5xvm35fQOP2v4XoDuNc0UoP7P6CO8wJdbL9Z6RZMA6Y/s1600/162891_mighty-reds--maskot-anyar-liverpool.jpg

Gudang Burung - Liverpool terkenal dengan maskot burung yang selalu kita lihat pada jersey para pemainnya. Meski sudah menggunakan logo dengan maskot burung itu sejak lama, namun nyatanya Liverpool sendiri belum pernah memiliki maskot karakter seperti yang dimiliki oleh tim-tim lainnya, seperti maskot Fred The Red yang dimiliki oleh Manchester United. Maskot Liverpool yang dikenal dengan maskot burung Liver itupun akhirnya dirilis oleh klub yang berjulukan The Reds tersebut.


Liverpool memperkenalkan maskot burung ini dalam sebuah acara yang ditujukan untuk menghibur anak-anak Scousers di sebuah pesta komunitas. Dirilisnya maskot tersebut bertujuan untuk lebih memperkenalkan Liverpool dengan anak-anak kecil agar menarik perhatian mereka. Adapun maskot baru Liverpool tersebut berwujud burung Liver raksasa dengan dominan berwarna merah, lengkap dengan menggunakan badge serta logo sponsor layaknya apa yang terdapat pada desain jersey Liverpool musim depan.

Sayangnya, maskot terbaru milik The Reds yang diberi nama 'The Mighty Reds' ini sepertinya tidak akan bisa kita lihat di Anfield pada saat laga kandang mereka. Ya, disinyalir maskot ini bukanlah maskot resmi, melainkan hanya sebagai lambang untuk menarik minat dan perhatian anak-anak kecil. Strategi ini tampaknya juga digunakan The Reds untuk menambah jumlah suporter anak-anak.

Namun, nyatanya para Liverpudlian dan para pecinta sepakbola lainnya justru mengejek maskot tersebut karena dinilai tidak jelas. Mereka menilai maskot tersebut lebih mirip ikan dibandingkan bentuk burung. Ya, disaat The Mighty Reds mulai dicintai oleh generasi anak-anak, para penggemar Liverpool dari generasi senior justu berharap agar maskot tersebut tidak akan menginjakkan kakinya di Anfield.

"Sungguh menggelikan. Kami akan jadi bahan tertawaan jika makhluk ini muncul di pinggir lapangan. Ini menunjukan klub ini semakin mengalami Amerikanisasi. Ini mungkin bagus untuk anak-anak, tapi jauhkan dari Anfield," tegas salah seorang fans yang merahasiakan namanya.

Amerikanisasi memang belakangan tengah menjalar ke kubu Liverpool setelah diambil alih oleh konsorsium asal Boston tengah musim lalu. Di Amerika sendiri hampir sebagian besar klub olahraga selalu mengedepankan maskot sebagai pembentukan citra klubnya.

Dan tampaknya hal tersebutpun masih cukup asing untuk pecinta sepakbola Inggris termasuk bagi para Liverpudlian. Akankah The Mighty Reds bakal jadi maskot Liverpool selamanya? Atau nasibnya akan sama seperti nasib Mr Toffee yang merupakan maskot dari rival mereka, Everton, yang hanya mampu bertahan satu tahun pada tahun 1990-an? Ya, kita tunggu saja nasib sang The Mighty Reds ini.

Rabu, 20 Februari 2013

Resmi Jadi Maskot SIG

 http://klimg.com/bola.net/library/p/headline/0000077128.jpg

Gudang Burung - Burung Garuda sudah dipastikan akan menjadi maskot Islamic Solidarity Games 2013. Saat ini hanya tinggal pengesahaan dari panitia Islamic Solidarity Sport Federation. Selain itu di setiap cabang olahraga yang dipertandingkan sedang dirancang dan akan segera disahkan.


Demikian disampaikan oleh Wakil Ketua I Panitia Daerah ISG, Syamsurizal. Dijelaskan Syamsurizal, maskot burung Garuda tidak akan ada perubahan, karena baik panitia pusat dan ISSF, serta panitia daerah sudah sepakat untuk memakai lambang negara Indonesia ini sebagai maskot ISG.

"Burung Garuda sudah dipastikan akan menjadi maskot ISG. Belum ada perubahan maskot. Saat ini maskot burung Garuda sedang dirancang untuk maskot in action, untuk semua cabor, dan sudah dibahas saat ini masih dalam bentuk master fitogram," ungkap Syamsurizal.

Ketika ditanya kapan akan dilounching maskot burung Garuda tersebut, Syamsurizal mengatakan untuk lounching menjadi tanggungjawab panitia pusat. Panitia daerah tidak ada kaitannya untuk melounching.
"Untuk louncing maskot kita tidak tahu pasti kapan. Semuanya tanggungjawab panitia pusat, bisa saja lounchingnya di Jakarta atau di Riau," kata Syamsurizal.-riaupress

Selasa, 19 Februari 2013

Maskot Sail Morotai

 http://bimg.antaranews.com/bengkulu/2012/09/ori/20120915morotai.jpg

Gudang Burung - Gubernur Maluku Utara (Malut) Thaib Armayn meluncurkan logo dan maskot "Sail Morotai 2012" di Lapangan Merdeka, Morotai, Maluku Utara, Jumat (28/1/2011). Kepala Bappeda Pemkab Pulau Morotai sekaligus Ketua Panitia acara tersebut, Muhlis Baay mengatakan kepadaKompas.com via telepon bahwa acara dimeriahkan dengan panggung gembira dan culture show."Tujuan acara untuk mensosialisasikan logo dan maskot," kata Muhlis.

 
Tujuan lain adalah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat Morotai dan Maluku Utara. Muhlis juga berharap dengan peluncuran logo dan maskot akan meningkatkan antusiasme masyarakat terhadap pelaksanaan "Sail Morotai 2012". Maskot "Sail Morotai 2012" adalah burung bidadari. Burung Bidadari merupakan burung endemik asal Maluku Utara. "Burung Bidadari seperti cendrawasih tapi asal Halmahera," kata Muhlis.
 
Burung Bidadari ditemukan Alfred Wallace sekitar 150 tahun yang lalu. Sementara itu logo yang digunakan menggambarkan layar, bola dunia, dan lumba-lumba. Logo ini merupakan hasil sayembara yang dilaksanakan oleh pemerintah provinsi. Muhlis menjelaskan arti logo adalah layar sebagai kegiatan sailing.
 
"Bola dunia bahwa seluruh aktivitas bukan hanya untuk Morotai dan Indonesia, tapi negara-negara internasional. Sementara lumba-lumba simbol semangat," jelasnya.
 
Ia berharap logo ini membawa simbol bahwa "Sail Morotai 2012" terbuka untuk masyarakat dunia. Sementara maskot, lanjut Muhlis, mensosialisasikan bahwa ada endemik yang patut dilindungi dan dilestarikan."Burung Bidadari bisa menjadi ikon wisata Maluku Utara," ungkapnya.-kompas

Senin, 18 Februari 2013

Kepodang

http://easy.blogdetik.com/files/2012/12/ce86fbdb7952129b2abbe3a1259a10d6_visit-jateng.jpg

Sudah tahu maskot Visit Jateng 2013? Yah, yang udah tahu mungkin langsung menebak burung Kepodang. Burung Kepodang (Oriolus chinensis) merupakan burung berkicau yang mempunyai bulu yang indah. Burung Kepodang cukup dikenal dalam budaya Jawa, khususnya Jawa Tengah.


“Kepodang merupakan fauna khas Jawa Tengah yang memiliki filosofi tinggi,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Prasetyo Aribowo di Semarang, kemarin.

Prasetyo menjelaskan, Burung Kepodang melambangkan kekompakan, keselarasan, keindahan budi pekerti, sekaligus melambangkan generasi muda.
Selain merupakan fauna identitas provinsi Jawa Tengah, Burung Kepodang juga sering dipergunakan dalam tradisi ‘mitoni’ (tradisi tujuh bulan kehamilan). Konon, ibu hamil yang memakan daging burung Kepodang akan mendapatkan anak yang ganteng atau cantik jelita.

http://alamendah.files.wordpress.com/2010/04/burung-kepodang-oriolus-chinensis01.jpg

Ciri-ciri dan Kebiasaan. Burung Kepodang (Oriolus chinensis) berukuran relatif sedang, panjang mulai ujung ekor hingga paruh berkisar 25 cm. Bulunya indah berwarna kuning keemasan sedang bagian kepala,sayap dan ekor ada sebagian bulu yang berwarna hitam. Ciri khas burung Kepodang adalah terdapatnya garis hitam melewati mata dan tengkuk.

Makanan utama Kepodang adalah buah-buahan seperti pisang dan papaya, serangga kecil dan biji-bijian dan sesekali memakan ulat bumbung dan ulat pisang. Burung Kepodang biasa hidup berpasangan. Burung betina biasanya membuat sarang dengan teliti pada ranting pohon.-dotsemarang

Jumat, 18 Januari 2013

Maskot Kalimantan Barat

http://borneoclimatechange.org/foto_berita/11Enggang%20Gading.jpg

Burung maskot Provinsi Kalimantan Barat,burung Enggano,keberadaan dan populasinya semakin hari semakin menyayat hati,karena kemarin baru saja ditemukan 421 buah paruh burung Enggano yang siap diekspor ke luar negeri.



Menurut perkiraan,paruh tersebut memiliki tujuan ekspor ke China.Harga masing-masing paruh burung itupun beragam,sesuai ukuran besar-kecilnya paruh,keadaan baik-buruknya,serta bentuk paruh yang bagus juga dapat menambah nilai tambah.

Harga per sebuah paruh burung ini berkisar antara Rp. 3.500.000 hingga mencapai Rp. 6.000.000,- . Memang harga yang tak sepadan untuk hilang dan lenyapnya seekor burung Enggano.Terlebih proses konservasi burung inipun tergolong kurang mendapat perhatian yang berarti dari pemerintah.

Akankah kita harus bergerak setelah populasi burung ini hanya tersisa kurang dari 100 ekor saja?Siapkah kita kehilangan maskot salah satu maskot provinsi di Kalimantan ini?Tinggal pemerintah yang menanganinya.

Kamis, 03 Januari 2013

Cendrawasih Jadi Maskot Penerbangan

http://pesbang.files.wordpress.com/2008/09/xpress-air.jpg



Sejak April 2012, maskapai penerbangan Xpress Air berganti kepemilikan yang diikuti dengan perombakan manajemen.Sejak itu, maskapai yang didirikan sejak tahun 2002 dengan izin Air Operation Certificate (AOC) 121-038 terus berbenah diri untuk menghadapi persaingan transportasi udara yang semakin kompetitif. Salah satunya perubahan logo dan semboyan baru.

Direktur Niaga Xpress Air, Siti Khodijah, mengatakan, penampilan merupakan citra yang harus dijaga dalam dunia bisnis. Terlebih dalam jasa industri penerbangan, kesan yang meyakinkan dan representatif tentu menjadi daya tarik utama agar timbul rasa percaya dan juga kenyamanan bagi para pengguna jasa.

"Cendrawasih sebagai salah satu fauna asli Papua kami jadikann inspirasi logo baru perusahaan. Filosofi yang tertanam pada logo baru Xpress Air mencerminkan kedewasaan, keanggunan, dan kemewahan serta besarnya kepedulian kami terhadap Indonesia," katanya dihadapan sejumlah wartawan jelang peresmian Head Office Xpress Air di Chaze Plaza, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (20/12/2012).



 http://www.hoteliermiddleeast.com/pictures/gallery/Airlines%20and%20travel/Air-iNDIA-eXPRESS.jpg

CEO Xpress Air, Mr Oswaldo Carrides, menambahkan, penggunaan logo Cendrawasih juga menandakan "asal" dari Xpress Air. Dimana, sembilan tahun lalu yang saat itu masih dibawah kepemimpinan lama, penerbangan perdana dilakukan ke Papua.
"Ini mengingatkan kita semua jika penerbangan perdana dilakukan di Papua. Burung Cendrawasih itu asalnya dari situ," katanya dalam Bahasa Inggris yang diterjemahkan oleh Direktur Utama Xpress Air, Henny Kurniawan.-tribunnews