Tampilkan postingan dengan label Cara Memilih Burung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cara Memilih Burung. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 Agustus 2013

Memilih Murai Batu – Segi Tempat Asal


 

Gudang BurungHal lain yang tak kalah penting dalam pemilihan bakalan Murai Batu adalah mengenai tempat asal Murai Batu tersebut. Tentu saja, yang tak lain dan tak bukan favorit Murai Batu lovers adalah jenis Murai Batu yang berasal dari Medan.

Medan menjadi favorit karena memiliki mental fighter yang kuat dan tangguh yang sejalan dengan sifat aslinya yang agresif. Dan tak boleh lupa, bulu ekor dari Murai Batu Medan-lah yang membuatnya semakin tak sulit mengenalinya. Dengan bulu yang bisa mencapai panjang lebih dari 30 cm membuatnya semakin cantik ketika berkicau.

Tak hanya dari Medan saja yang terkenal senusantara, ada juga Murai Batu Lampung, Murai Batu Bengkulu, yang ketiganya masih dalam lingkup satu pulau, yaitu Pulau Sumatera.

Tak mau kalah dengan Pulau Sumatra, Pulau Kalimantan juga memiliki Murai Batu yang tak kalah tersohornya dengan Murai Batu yang berasal dari Sumatera. Seperti Murai Batu Palangka, Murai Batu Borneo, Murai Batu Banjar, dan tak ketinggalan Murai Batu Mahkota atau sering disebut dengan Murai Batu Kepala Putih atau Murai Batu Haji.

Demikian sedikit informasi yang dapat saya sampaikan. Bukan bermaksud menggurui, hanya sekedar berbagi tentang pengalaman pribadi serta pengalaman teman-teman penghobi burung kicau yang lain. Salam kicau. (rsp)

Jumat, 09 Agustus 2013

Memilih Murai Batu – Segi Kretekan

 

Gudang Burung  - Memilih Murai Batu bakalan tak hanya diperhatikan segi fisik, usia, maupun tingkah lakunya saja. Tetapi juga suara kretekannya. Apa itu kretekan?



Kretekan yang bagus adalah kretekan keras. Kretekan keras tidak berkorelasi atau berbanding lurus dengan volume yang keras. Banyak burung yang kretekannya biasa saja tetapi bisa menyuarakan lagu dengan volume dahsyat.

Usahakan memilih Murai Batu yang memiliki kretekan relatif panjang, karena nafas burung untuk berkicau lebih panjang durasinya. Serta Murai Batu yang bagus memiliki suara kretekan yang beruntun dan lebih dari sekali.

Jikalau memang susah mendapatkan Murai Batu yang demikian, alagkah bagusnya anda mendengarkan suara burung Murai Batu yang lain. Karena kretekan burung bisa diasah dengan syarat umur Murai Batu belum memasuki 6 bulan.

Demikian tips yang dapat saya sampaikan. Bukan bermaksud menggurui, hanya sekedar berbagi tentang pengalaman pribadi serta pengalaman teman-teman penghobi lainnya. Salam kicau. (rsp)

Kamis, 08 Agustus 2013

Memilih Murai Batu – Segi Tingkah Laku



Gudang BurungSetelah dari segi fisik serta usia, kita dapat mengetahui karakter seekor burung dari bagaimana tingkahnya ketika dipegang oleh seseorang. Seperti halnya ketika akan memilih Murai Batu. Hal ini sangat sederhana, tetapi juga sangat penting.
Karena karakter burung bisa dinilai dari mentalnya. Mental burung yang bagus adalah ketika burung tersebut kita pegang, maka burung tersebut memberikan perlawanan. Entah dengan berusaha mematuk tangan kita, ataupun bersuara dengan kencang.

Jika demikian, beruntunglah anda karena burung tersebut masuk ke dalam kategori burung bermental bagus, yang ketika di adu dengan burung lainnya tidak ‘’mbagong’’.

Demikian tips yang dapat saya sampaikan. Bukan bermaksud menggurui, hanya sekedar berbagi tentang pengalaman pribadi serta pengalaman teman-teman penghobi lainnya. Salam kicau. (rsp)

Rabu, 07 Agustus 2013

Memilih Murai Batu – Segi Usia



Gudang Burung  – Ketika segi fisik dari memilih bakalan Murai Batu telah kita lalui bersama, tetapi kita masih merasa bingung menyangkut memilih Murai Batu bakalan yang bagus. Bagaimana jika demikian? Apa tidak ada cara yang lain?
Tentu saja ada. Ketika dari segi fisik telah kita lalui, mulai dari segi kaki, warna bulu dada, maka hal yang dapat kita lakukan agar mengetahui burung bakalan yang akan kita beli muda ataukah sudah tua, anda dapat melakukan hal berikut ini.

Mintalah izin terlebih dahulu dengan penjual burung untuk menangkap burung tersebut. Setelah itu, bilanglah kepada si penjual untuk membuka paruh burung Murai Batu tersebut. Jika :
  •         Rongga mulut berwarna putih atau cerah, berarti Murai Batu tersebut tergolong Murai Batu yang muda.
  •     Rongga mulut berwarna hitam atau gelap, berarti Murai Batu tersebut tergolong Murai Batu yang telah dewasa.

Demikian tips yang dapat saya sampaikan. Bukan bermaksud menggurui, hanya sekedar berbagi tentang pengalaman pribadi serta pengalaman teman-teman penghobi lainnya. Salam kicau. (rsp)

Selasa, 06 Agustus 2013

Memilih Murai Batu – Segi Fisik – Bulu Ekor dan Dada


Gudang Burung  - Dalam memilih Murai Batu bakalan yang perlu diperhatikan selanjutnya adalah mengenai warna serta bentuk ekor dari burung tersebut, serta warna bulu dada. Jikalau anda sudah profesional mengenai cara memilih bakalan Murai Batu bakalan yang bagus, mungkin bukan merupakan sesuatu yang sulit.

Tetapi jika bagi para pemula, hal ini perlu diperhatikan dengan seksama agar tidak mendapatkan bakalan yang terkesan ‘’abal-abalan’’. Hal yang perlu diperhatikan adalah warna ekor serta bentuknya dan bulu dada. Mengapawarna ekor serta bentuknya dan bulu dada?

Dari segi ekor serta bentuknya : pilihlah Murai Batu yang ekornya tidak terlalu panjang, berukuran medium yakni sekitar 15-25 cm. Serta dari pangkal bulu hingga ujung bulu melengkung ke bawah. Biasanya burung ber ekor seperti ini cepat jadi dan anda akan melihat ekornya yang cantik ketika burung berkicau.

Dari segi warna bulu dada : pilihlah Murai Batu yang bulu dadanya berwarna kuning ke oranyean. Tapi usahakan yang dominan warna kuning, atau warna kuningnya lebih cerah daripada warna oranye nya. 

Demikian sedikit tips yang dapat saya bagikan. Bukan bermaksud menggurui, hanya sekedar berbagi tentang pengalaman pribadi serta pengalaman teman-teman penghobi burung kicau lainnya. Salam kicau. (rsp)

Senin, 05 Agustus 2013

Memilih Murai Batu – Segi Fisik - Kaki



Gudang Burung - Dalam memilih Murai Batu bakalan yang pertama kali diperhatikan adalah mengenai bentuk warna kaki dari burung tersebut. Jikalau anda sudah profesional mengenai cara memilih bakalan Murai Batu bakalan yang bagus, mungkin bukan merupakan sesuatu yang sulit.


Tetapi jika bagi para pemula, hal ini perlu diperhatikan dengan seksama agar tidak mendapatkan bakalan yang terkesan ‘’abal-abalan’’. Hal yang perlu diperhatikan adalah kaki burung itu sendiri. Mengapa kaki?
Karena kita dapat menilai umur atau usia burung dari warna serta tekstur kakinya. Untuk yang direkomendasikan adalah memilih Murai Batu yang kakinya berwarna hitam mengkilap dan tidak bersisik.

Karena apabila kakinya berwarna hitam saja dan telah bersisik, maka Murai Batu tersebut sudah tergolong dewasa yang mungkin juga sulit untuk dipelihara. Jikalau terpaksanya tidak ada atau susah mendapatkan burung yang berkaki hitam mengkilap dan tidak bersisik, sebaiknya anda mencari ke tempat yang menjual burung Murai Batu yang belakangan ini semakin banyak di kota-kota besar.

Tips lainnya adalah memilih Murai Batu yang berkaki putih, karena untuk Murai Batu berkaki seperti ini tergolong masih muda yang berumur sekitar 3 bulan. Tetapi jangan memilih yang masih berwarna merah muda atau pink, karena Murai Batu tersebut sedang dalam proses yang dinilai masih memerlukan perhatian yang lebih dari si penjual Murai Batu tersebut.

Minggu, 18 November 2012

Memilih Jenis Merpati


Memilih Jenis Merpati - Untuk memilih jenis merpati yang berkualitas tentu bukan hal yang mudah. Terutama jika kita menginginkan jenis merpati yang hendak digunakan untuk kegiatan olahraga. Tentunya merpati tersebut harus memiliki kelebihan dibandingkan jenis merpati lainnya.


Untuk jenis merpati yang memiliki garis keturunan dari merpati yang pernah menjuarai sebuah kompetisi, pasti akan memiliki harga yang lebih mahal. Meski demikian, bagi mereka yang memiliki dana terbatas pun tidak perlu takut. Sebab, dengan mengenal beberapa kriteria khusus, kita bisa mendapatkan merpati yang berkualitas bagus dengan harga yang cukup murah.

Secara umum merpati yang hendak dipilih haruslah merpati yang sehat. Ciri dari merpati sehat itu sendiri adalah mempunyai bulu yang bagus. Selain itu, di ujung sayap merpati tersebut tidak turun. Selain itu, merpati juga akan agresif apabila hendak ditangkap, dan terlihat melakukan perlawanan.

Selain itu, usia juga merupakan salah satu unsur yang harus diperhatikan saat hendak membeli burung merpati. Merpati yang usianya muda, sebaiknya dipilih karena lebih produktif daripada merpati yang usianya sudah tua. Untuk mengetahui usia burung merpati, kita bisa melihat pada bagian paruhnya, jika di bagian tersebut terdapat daging yang tebal dan pada lubang hidung terdapat kerutan tebal, maka itu merupakan ciri merpati yang sudah tua. Selain itu, bagian paruh sendiri terlihat kurang mengkilat.

Dari sisi mental, kita bisa melihat burung merpati yang berada dalam sangkar secara berkelompok. Jika burung tersebut terlihat dominan, maka bisa dipastikan burung tersebut memiliki mental yang bagus.
Hindari pula memilih merpati yang memiliki bentuk kepala menyerupai ikan lohan. Karena hal ini akan mempengaruhi kecepatan sebab gesekan yang terjadi dengan udara saat terbang sangat tinggi. Pilihlah merpati yang memiliki bentuk kepala mengerucut menuju paruh yang lebih aerodinamis.

Kita bisa pula mengamati bagian mata merpati tersebut. Merpati yang baik akan memiliki bentuk mata yang bening serta tajam. Akan lebih baik jika kita bisa memilih merpati yang memiliki mata beralis merah karena cenderung lebih tajam penglihatannya. Selain itu, bulu merpati yang bagus akan terasa halus dan lembut pada saat kita menyentuhnya.