Tampilkan postingan dengan label Organisasi Konservasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Organisasi Konservasi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 29 Juni 2013

Lebih Dekat dengan Avibase


Gudang BurungAvibase adalah sistem informasi basis-data yang luas, perihal semua burung di dunia, memuat lebih-dari 9 juta catatan kira-kira 10.000 jenis dan 22.000 bagian-jenis burung, termasuk keterangan penyebaran, penggolongan, nama-muradif/ sinonim dalam banyak bahasa, dan banyak lagi. 

Situs ini dikelola oleh Denis Lepage dan dituan-rumahi oleh Bird Studies Canada, mitra Birdlife International. Avibase dikembangkan sejak 1992 dan sekarang saya dengan bangga mempersembahkannya sebagai layanan kepada himpunan pengamatan burung dan himpunan keilmuan.

Rabu, 27 Maret 2013

Prinsip dan Tujuan ProFauna

 http://www.profauna.org/images/logo/logo-profauna-min.gif

Gudang Burung - Prinsip ProFauna adalah setiap jenis satwa liar mempunyai nilai bagi kelestarian alam, untuk itu setiap jenis satwa liar harus dibiarkan hidup bebas di alam, dan manusialah yang bertanggungjawab untuk mewujudkannya.


ProFauna sangat tidak setuju dengan tindakan yang dilakukan oleh sebagian orang yang mengaku dirinya "pecinta satwa" yang kemudian mewujudkan kecintaannya dengan cara memelihara satwa tersebut dalam sangkar di rumah-rumahnya. 

Kalau kita memang benar-benar mencintai satwa liar seharusnya kita membiarkannya satwa liar tersebut hidup bebas di alam, bukan mengurungnya dalam sangkar, seindah apapun sangkar tersebut. Satwa liar akan lebih mempunyai arti bagi alam dan kehidupan manusia, jika satwa tersebut kita biarkan hidup bebas di alam.
\

Tujuan ProFauna:

  • Menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian satwa liar dan habitatnya
  • Melindungi satwa liar dari kegiatan exploitasi dan perlakuan yang tidak layak

Jaringan ProFauna:

ProFauna menjalin hubungan yang erat dan baik dengan IPPL (International Primate Protection League), sebuah organisasi internasional yang berpusat di Summerville USA yang mengkhususkan diri dibidang perlindungan primata. IPPL banyak bekerjasama dengan ProFauna dalam monitoring perdagangan primata dan berusaha untuk melindungi primata Indonesia dari kegiatan exploitasi.
Sejak bulan Oktober 1999, ProFauna masuk dalam SSN (Species Survival Network), sebuah koalisi internasional yang beranggotakan lebih dari 70 NGO (Organisasi Non Pemerintah) internasional yang bertujuan untuk mendorong penegakan peraturan CITES (kovensi internasional yang mengatur perdagangan spesies terancam punah). SSN didirikan pada tahun 1992 dan kini berkedudukan di Washington USA. SSN beranggotakan organisasi-organisasi pecinta lingkungan yang tak kenal kompromi dengan kegiatan eksploitasi, seperti Greenpeace, IPPL, WSPA, HSI, dll.
ProFauna juga merupakan anggota dari World Society for the Protection of Animal (WSPA), sebuah organisasi internasional terbesar di dunia yang bergerak dibidang animal welfare dan perlindungan satwa. Kantor pusat WSPA adalah di London, Inggris. ProFauna juga anggota dari Royal Society for the Prevention of Cruelty to Animal (RSPCA), sebuah organisasi perlindungan satwa tertua di dunia.
Selain itu ProFauna juga bekerja erat dengan beberapa organiasi internasional seperti International Fund for Animal Welfare (IFAW), The Born Free Foundation, SOS Sea Turtles, Humane Society International, dll.

Sejarah Singkat ProFauna

http://www.profauna.org/images/content/rosek-made.jpg

Gudang Burung - ProFauna Indonesia adalah organisasi perlindungan satwa liar yang didirikan oleh Rosek Nursahid dan Made Astuti pada tahun 1994 di Kota Malang, Jawa Timur, Indonesia. Rosek dan Made adalah seorang biolog yang sejak muda gemar mengunjungi tempat-tempat yang menjadi habitat satwa liar. Pada awalnya ProFauna bernama KSBK, kemudian pada tahun 2002 berubah nama menjadi ProFauna.


Ide pendirian ProFauna muncul setelah pada tahun 1990-an Rosek mengunjungi beberapa pasar burung di Jakarta. Di pasar burung tersebut Rosek menemukan banyak satwa langka yang dijual bebas, seperti orangutan, siamang, kakatua, beruang madu, cendrawasih, dll. Padahal semestinya perdagangan satwa langka itu terlarang karena satwa-satwa tersebut telah dilindungi undang-undang.

Nasib buruk satwa yang diperdagangan di pasar burung itulah yang mendorong Rosek dan Made mendirikan ProFauna yang bekerja untuk membantu satwa liar Indonesia agar bebas dari perlakuan kejam dan perdagangan. Sejak itulah ProFauna aktif melakukan kampanye dan edukasi tentang pentingnya perlindungan satwa liar Indonesia.

Selasa, 26 Maret 2013

ProFauna

 http://www.profauna.org/images/logo/logo-profauna-min.gif

Gudang Burung - ProFauna Indonesia sebelumnya bernama KSBK (Konservasi Satwa Bagi Kehidupan) adalah lembaga independen non profit berjaringan internasional yang bergerak dibidang perlindungan satwa liar dan hutan. Kegiatan ProFauna bersifat non politis dan non kekerasan. 


ProFauna didirikan pada tahun 1994 di kota Malang, Jawa Timur Indonesia. Kegiatan utama ProFauna adalah kampanye, pendidikan, investigasi dan penyelamatan satwa.


Pendirian ProFauna dilatarbelakangi fakta bahwa Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki kekayaan satwa liar tertinggi di dunia, namun sayangnya Indonesia juga memiliki daftar terpanjang tentang satwa liar yang terancam punah. Kerusakan habitat dan eksploitasi berlebihan menjadi penyebab utama terancam punahnya satwa liar Indonesia. 

Kondisi ini semakin diperburuk dengan masih lemahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian satwa liar dan habitatnya. Jika hal itu dibiarkan terus berlangsung maka akan semakin banyak jenis satwa liar yang akan benar-benar punah dari alam. 

Kepunahan satwa liar ini akan memicu kerusakan alam lainnya, yang pada akhirnya akan berdampak negatif bagi kehidupan manusia. Di Indonesia juga banyak praktek kegiatan kekejaman terhadap satwa atau kegiatan eksploitasi satwa yang mengatasnamakan konservasi. Untuk itu ProFauna ada untuk melindungi satwa liar dan hutan Indonesia!

ProFauna sejak awal pendiriannya terus bekerja untuk menangani masalah perdagangan satwa liar dan bentuk eksploitasi satwa lainnya. ProFauna secara konsisten bekerja dibidang ini. 

ProFauna memandang pelestarian satwa liar adalah sebagai pintu masuk untuk melestarikan alam secara umum, yang pada akhirnya akan memberikan kehidupan yang lebih baik bagi umat manusia.