Tampilkan postingan dengan label Mengobati Penyakit Burung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mengobati Penyakit Burung. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 September 2013

Menangani Serak Pada Murai Batu


SERAK PADA MURIA BATU

Gudang BurungUntuk Menangani Serak Pada Murai Batu, ada beberapa hal yangperlu anda perhatikan misalnya saja penyebab serak pada burung murai dan cara mengatasi serak pada burung murai batu, sebelum ke cara penanganan burung serak ada beberapa hal yang harus di perhatikan.
Ada beberapa penyebab yang menyebakbkan burung menjadi serak misalnya saja ganguan pada saluran pernafasan ataupun pilek, untuk dua penyebab tersebut bisa anda coba untuk secara rutin membersihkan kandang burung dan juga berikan antibiotik seperlunya saja.  jika burung sudah terlanjur serak maka ada beberapa tips untuk menyembuhkanya :

  1. Rebus 3 jahe +  3 kencur  + 2 sendok garam beryodium kemudian berikan airnya ke burung yang sedang serak
  2. cara yang kedua untuk menangani serak pada burung adalah dengan resep  Larutan + Kroto + Cacing berikan setelah rumus yang pertama sudah di laksnakan
  3. berikan lagi air pada rumus yang pertama kemudian ditambah dengan cacing yang sudah di bersihkan kemudian di potong kecil kecil
Itu tadi beberap tips untuk menangani serak pada burung murai batu,  cara di atas saya peroleh dari pengalaman teman teman di MBI dan saya sebarkan lewat blog ini, mungkin jika agan punya cara lain yang ampuh untuk menangani serak pada MB bisa anda tuliskan di kolom komentar di bawah.

Kamis, 20 Desember 2012

Kacer Tidak Mau Moulting

 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgMGTD-W6VkWXtFVV-Zo-VUB-nqqvhkHBO6Ii4XC9iUUcfUgxvYlZ940V8UbYsofJShRbls3sM3uU_dymux_kqV6I3uBNksKAPUAWDaax89BLamZSdfCefHKGAoV7cl4pdt0ocBI3b-M7o/s320/kacer.jpg

Pernah punya Kacer yang tidak mau ganti bulu ? Ganti bulu pada beberapa daerah memiliki sebutan yang berbeda. Ada yang mengatakan "Mabung", "Bluruh", "Rontok Bulu" dan lain-lain.


Pada beberapa kacer yang mengalami tingkat stres pada bulu, akibat pemberian extra fooding yang jor-joran, dengan maksud meningkatkan performa burung. Tapi apa daya, sesaat memang burung bertambah fight, tapi efek lain berdampak pada bulu burung yang semakin kusam dan pada saat seharusnya burung memasuki ganti bulu, ternyata sang burung kacer tidak berganti bulu, bahkan performa burung pun semakin menurun. Kadang-kadang burung kacer pun jadi agak malas bunyi. 

Bahkan kadang-kadang timbul perilaku aneh seperti mematuk bulu ekor dan lain-lain.
Dalam keadaan seperti ini, si pemilik burung biasanya mencoba berbagai macam obat-obatan perontok bulu,  awalnya beberapa helai burung terlihat seperti hendak rontok, tapi tetap saja burung tidak mau rontok bulu, dan berganti dengan bulu baru. Alhasil, si pemilik pun berniat menjual burung nya dengan harga "obral". Sayang kan, apabila seandainya itu adalah burung bagus, atau burung prestasi.
 
Beberapa orang teman, pernah mengalami hal semacam ini, dan ada yang berhasil dan banyak juga yang gagal dan berakhir terjualnya si burung ke orang lain. Tapi, apa yang terjadi, begitu pindah tangan ke orang lain, ternyata si burung mau rontok bulu, dan kembali menjadi burung yang bagus dan berprestasi. Hal ini tentu menjadi penyesalan bagi si pemilik burung pertamanya.

Jadi bagaimana ?

Ini ada pengalaman seorang teman, mungkin berhasil, mungkin juga tidak, tapi bisa dicoba, kan ?
Burung Kacer seorang teman, pernah mengalami tidak mau berganti bulu selama hampir 2 tahun. Di bagian leher dan dada, sampai botak tidak mau tumbuh bulu.

 Menurutnya, akibat pemberian ulat hongkong dan ulat kandang yang berlebihan. Awal pemberian ulat hongkong dan ulat kandang, burung sangat fight, dan selalu mendapat hasil yang memuaskan di setiap even lomba burung, tapi 1 tahun terakhir, burung tidak kerja maksimal, mungkin akibat kondisi bulu yang parah, sehingga burung di even lomba, hanya berbunyi sekedarnya, dan pulang tanpa hasil apa-apa.

Setelah mencoba beberapa resep dari orang, dan ternyata tidak berhasil juga. Upaya terakhir, akhirnya mencoba dengan cara mengganti pakan burungnya, yang tadinya bermerek bagus, menjadi pakan ala kadarnya, yaitu memberi BR 1 (sejenis pakan ayam). Dan sangkar burung dikerodong dengan kain agak gelap, dan menggantungnya di ruangan yang beratap seng. Dengan tidak memberi extra fooding apapun pada si burung, hanya memberikan sebuah bak kecil dalam sangkar serta pakan BR 1. Burung pun dibiarkan tanpa dirawat apa-apa, dan sangkat jangan dibersihkan. Agak kejam ya! .

Burung sekali-sekali dilihat, apa makanannya masih ada atau tidak. Hal ini memakan waktu selama 1 atau 2 bulan. Pada suatu pagi, teman saya mengintip burungnya dari bawah kerodong, ternyata bulu-bulu sang burung sudah rontok total, dan setumpuk bulu burung sangat banyak di lantai sangkar.
Ternyata si burung, akhirnya berganti bulu juga, yang tentunya hal ini membuat senang teman saya. 

Sebulan kemudian, si burung kacer pun telah memiliki bulu baru, terlihat cerah dan mengkilat, dan tentunya siap dirawat kembali, seperti semula.Setelah itu perawatan pun, kembali dengan mengatur pola makanan yang baik, memandikan dalam keramba, extra fooding yang normal. jangkrik 2 pagi dan 2 sore, serta kroto bersih secukupnya setiap hari.

Minggu, 16 Desember 2012

Penyakit Kenari - Signs of Malnutritions

 http://burunglovebird.files.wordpress.com/2011/10/whiteface-american-yellow.jpg

Apabila anda mempunyai peliharaan,khususnya burung lovebird,hendaknya memperhatikan salah satu penyakit dari burung ini.Penyakit burung ini namanya Signs of Malnutritions.Nama yang tak aneh untuk kalangan peternak burung lovebird.



Burung yang tetrindikasi terserang penyakit ini biasanya adalah bertingkah laku aneh,bahkan ada yang tidak mau makan.Apabila penyakit ini tidak segera ditangani,maka bersiaplah anda akan kehilangan salah satu burung peliharaan anda>

Yang dapat dilakukan jika burung sudah menderita prnyakit ini adalah :
  1.  Mengambilnya lalu meletakkannya tersendiri
  2.  Meletakkan pada suatu kandang khusus + extra lampu 5watt agar kondisi burung tetap hangat
  3.  Memberikan minuman yang steril,vitamin burung,ataupun antibiotik
Intinya adalah menyehatkan dahulu kondisi burung,dan pastikan anda tidak terlambat mengantisipasi jika burung mendertia penyakit ini.Selamat membaca dan kalau ada burung lovebird anda yang terindikasi penyakit ini,mungkin tips ini bisa sedikit membantu.Selamat mencoba.


Penyakit Kenari-Gangguan Pernafasan

http://www.adicita.com/media/gallery/Si_Parkit_Raja_Parakeet1.jpg

Penyakit gangguan penapasan sering menyerang burung kenari, baik jantan maupun betina. Penyebab penyakit pemapasan adalah adanya infeksi sekunder pada saluran pemapasan oleh E. coli dan virus sejenis Mycoplasma gallisepticcum yang lebih terkenal dengan nama CRD (Chronic Respiratory Desease). 


Jika sudah kronis, penyakit ini sangat sukar disembuhkan dan biasanya lama kelamaan burung kenari yang teninfeksi penyakit ini akan mati. Penyakit pernapasan bersifat menular. Penularan penyakit mi dapat terjadi melalui kontak langsung antara kenari yang terinfeksi dari kenari. yang sehat. Misalnya, indukan yang terinfeksi penyakit dan menyuapi anaknya, maka anak-anak burung yang disuapi akan tertular oleh penyakit tersebut.

Penularan penyakit pemapasan juga dapat terjadi melalui keturunan. Anakan kenari yang berasal dan indukan yang sudah terkena penyakit akan mewarisi penyakit yang dimiliki oleh induknya tersebut. Penularan penyakit pernapasan dapat juga terjadi melalui makanan, minuman, lingkungan kandang yang kurang bersih, dan makanan/minuman yang tercemar kotoran burung yang terinfeksi penyakit. 

Gejala-gejala penyakit pernapasan yang tampak adalah burung sering bersin-bersin, pada malam hari yang cuacanya dingin pemapasannya ngorok, hidung lembab/basah berlendir, dan aktivitas atau gerak burung menurun. Tindakan preventif dan kuratif untuk mengatasi penyakit pemapasan yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut. :

A . Burung kenari yang terinfeksi penyakit pernapasan segera diisolasi di kandang tersendiri dan diobati agar tidak menular kepada burung-burung kenari yang lain.

 
B . Sangkar, tempat makan, dan tempat minum selalu dikontrol dan semua kotoran yang terdapat di dalam sangkar ataupun di dalam wadah makanan/minuman selalu dibersihkan.


C . Makanan yang akan diberikan dicuci bersih dan dikeringkan untuk menghilangkan kemungkinan adanya residu pestisida pertanian yang membahayakan kesehatan burung.


D . Minuman yang kotor segera diganti dengan air yang bersih, segar, sehat, dan tidak mengandung bahan-bahan beracun yang membahayakan kesehatan burung. Air untuk minum direbus terlebih dahulu hingga mendidih untuk membunuh semua jenis bibit penyakit yang terdapat di dalamnya.-kenariku

Sabtu, 15 Desember 2012

Penyakit Kenari-Berak Kapur

 http://www.adicita.com/media/gallery/Si_Parkit_Raja_Parakeet1.jpg
Penyakit berak kapur banyak menyerang beberapa jenis unggas. Penyakit mi dikenal juga dengan nama penyakit Salmonellosis atau Pullorum. Penyebab penyakit mi adalah Salmonella pullorum yang menyerang saluran pencernakan. Penyakit berak kapur bersifat menular. 


Tanda-tanda atau gejala serangan yang dapat dilihat adalah kotoran burung berbentuk cair dan berwarna putih seperti kapur, nafsu makan menurun, pada stadium tertentu burung mengalami kesulitan membuang kotoran. Jika diperhatikan, banyak kotoran berwarna putih melekat pada bulu di sekitar anus. Tanda lain burung kenari yang terserang penyakit berak kapur adalah muka pucat, bulu tidak teratur, sayap menggantung, dan burung tidak bergairah. 

Pencegahan terhadap timbulnya penyakit berak kapur dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan sangkar, makanan, dan minuman. Setiap han sangkar dibersihkan dan segala kotoran, termasuk kotoran burung kenani itu send in. Gunakan desinfektan atau bioseptik untuk mencuci sangkar. Setiap dua han sekali, tempat pakan dan tempat minum dibersihkan. 


Sisa-sisa makanan dibersihkan dibuang agar tidak berjamur dan diganti dengan makanan yang barn. Demikian juga, air minum hams selalu diganti dengan air baru yang sudah direbus (matang), bersih, dan sehat (tidak mengandung bahan-bahan beracun yang berbaya).

Jika burung sudah teninfeksi penyakit berak kapur, burung tersebut hams segera dipisahkan burung dan bumng-bumng yang lain agar tidak menular. Burung yang sudah terinfeksi penyakit berak kapur diberi obat antibiotik seeara intensifsesuai dengan petunjuk yang ada. Penggunaan obat antibiotik tidak boleh sembarangan, sebab jika kita tidak tahu secara pasti justnu berakibat fatal.

Jumat, 14 Desember 2012

Penyakit Kenari-Bubul

 http://green-franchise.net/wp-content/uploads/2012/11/DSC008731.jpg

Penyakit bubul (bumble foot) adalah jenis penyakit yang sering menyerang hampir semua jenis burung. Penyebab penyakit bubul adalah bakteri Staphylo coccus. Bakteri mi menyerang permukaan kulit, terutama kulit telapak kaki. Faktor utama yang menyebabkan timbulnya penyakit bubul adalah kebersihan sangkar, khususnya tempat bertengger.


Tanda-tanda serangan penyakit bubul yang dapat dilihat adalah kaki membengkak, kuku memanjang, sisik kaki melebar atau merenggang. Jika serangan penyakit bubul ini dibiarkan, maka lama kelamaan infeksi penyakit tersebut akan melebar dan bertambah besar.


Pencegahan terhadap serangan penyakit bubul dapat dilakukan dengan cara menjaga kebersihan sangkar dan tempat betengger burung.-kenariku

Sabtu, 08 Desember 2012

Penanganan Pleci Sakit

 http://4.bp.blogspot.com/-ftN6dUYfqvM/T8Mx5cirabI/AAAAAAAAJLE/Jp8WbkyL9Ew/s1600/memelihara-burung-pleci.jpg

Sering kita lihat dalam sehari-hari momongan Pleci kita tampak Loyo dan terlihat tidak bersemangat,tentunya kita merasa sangat kawatir,rasa cemas serta was-was slalu menghantui fikiran kita.Apakah benar-bennar burung pleci anda sakit setelah terlihat loyo dan tidak bersemangat ?

Dalam pembahasan tentang
Merawat Burung Pleci Ngedrop Sakit,saya akan mencoba memberi suatu gambaran bahwa sebenarnya burung pleci mempunyai karakter Koloni,dia suka bergrombol atau bermusyawaroh.

Burung pleci yang Ngedrop/down dia tidak akan berbunyi sebagaimana mestinya,hal itu terjadi bisa karena banyak Faktor seperti ketika ganti sangkar baru.dia akan merasa asing dengan kondisi lingkungannya atau pemberian pakan yang tidak teratur juga faktor ada nya parasit yang bersarang di pita suara.untuk melihat kondisi Burung pleci anda benar-sakit dapat anda lihat di sini.Untuk lebih lanjutnya dalam perawtan burung yang dalam kondisi Ngedrop dapat juga anda terapkan dan simak ulasannya di sini.


Burung pleci ketika Ngedrop atau mentalnya lagi Down bisa terlihat dengan sikapnya yang selalu Ngedap (bhs jawa) dia akan selalu terkejut ketika kita dekati (tidak sebagaiman biasanya) tapi hal itu jangan lah anda risaukan dia akan sembuh pulih sebagaimana sedia kala dan saya jamin burung pleci anda tidak akan lama dalam kondisi seperti ini.karena hemat saya ,burung pleci bukanlah seekor burung Fighter seperti burung Kacer,Murai,Prenjak dll.


Ketika Burung Pleci anda terlihat Malas buka Mulut,sudah tidak terdengar lagi ciap-ciap nya.coba anda ajak jalan-jalan ke tempat lain,atau anda kunjungi teman anda yang juga mempunyai burung pleci lalu gantang bareng.coba anda pantau,pasti momongan anda kembali terdengar ciap-ciap nya..hehe.. 


Karena karakter burung Pleci adalah Kolonial,bisa jadi dia Merasa Bosen dengan koloninya.dia butuh suasana yang baru.dia butuh teman baru.. nahhh.. masuk akal buka bukan.beda dengan burung yang berkarakter Petarung,dia akan memilih menyendiri dan akan mempertahankan daerah Teroterialnya dan akan selalu waspada ketika memasuki wilayah teroterial lain.


Selain cara terapi Wisata di atas jangan lupa juga anda beri obat perangsang atau mandikan dengan larutan pembasmi kutu yang banyak terjual di kios-kios burung terdekat.atau juga bisa anda beri Larutan Penyegar,barang kali terkena sariawan hehe.. 


Tips ini hanya bagi burung yang sudah jinak dan sudah Jadi.untuk menjinakkannya lihat di sini.dan tips ini berdasarkan pengalaman dan hasil sherring teman-teman antar penghobby burung pleci.dan banyak terbukti kebenarannya setelah sampai di rumah.mayoritas burung pleci akan Lebih agresif untuk berkicau,mungkin dia Bercerita kepada teman-teman lainnya setelah sampai di koloninya..hehe.. salam Pleci Mania.

Senin, 26 November 2012

Cucak Rawa - Radang Mata

Mata membengkak dan mengandung air, mungkin dapat menyebabkan matanya melekat sehingga sukar dibuka. Sehingga kurang bergairah dan tampak bingung bila didekati. Bila ini terjadi, Usahakan agar tidak banyak angin yang masuk ke dalam kandang. Asap yang masuk ke dalam kandang juga dapat menjadi penyebab, atau masuknya benda asing ke mata, seperti pasir, serbuk atau debu.
Cara Mengobati:
 

Periksalah keadaan mata, bila bengkak atau infeksi berikan salep mata. Tetapi bila tidak, cukup cuci dengan obat pencuci mata atau obat tetes mata. Usahakan agar burung tidak mendapatkan banyak sinar matahari yang menyilaukan atau adanya pantulan benda seperti kaca, seng yang baru, warna putih tembok atau warna lain yang merangsang. Warna benda dan cat sekeliling kandang penangkaran akan berpengaruh terhadap kesejukan dan kenyamanan, sehingga membuat kerasan bagi penghuninya.

Minggu, 25 November 2012

Cucak Rawa - Sisik Pada Kaki

http://orientalbirdimages.org/images/data/strawheaded_bulbul_1738_jcwk.jpg
 
Pada semua burung, kaki yang bersisik adalah proses yang wajar. Akan tetapi, keadaan ini seringkali diartikan sebagai tanda bahwa burung tersebut sudah tua atau terkadang malahan dianggap sebagai biang kekurang menarikan burung tersebut. Hal tersebut tidaklah sepenuhnya benar.

Penyebab

 
Sisik pada kaki Cucak Rawa umumnya kan timbul setelah usianya tua. Namun, bila baru dipelihara 3-4 tahun ada beberapa kemungkinan yang menyebabkannya.
 
1) burung terlalu liar dan banyak bergerak
2) sangkar yang digunakan kurang memadai
3) jarang dimandikan atau memandikannya kurang baik
4) ada gangguan berupa parasit sebagai akibat kebersihan yang kurang terjaga.

Dari beberapa kemungkinan tsb diatas, faktor ke 1 dan 4 adalah faktor yang paling umum kita jumpai.


  Pencegahan & Pengobatan

 
Timbulnya sisik ini tidak dapat dicegah, tapi hanya diminimalisir atau diperlambat melalui cara-cara :
1) tidak memaksanya untuk cepat jinak
2) burung dewasa yang liar letakkanlah ditempat yang agak tinggi.
3) Pergunakan sangkar yang lumayan besar
4) Sering dimandikan dengan cara yang baik
5) Sesering mungkin menjemurnya
6) Selalu menjaga kebersihan sangkarnya
7) Mengoleskan hand body tiap kwartal

Pengobatan yang dilakukan untuk menghilangkan sisik tidak hanya cukupsekali maupun dua kali. Pengobatan yang baik dilakukan secara kontinyu/berulang-ulang.Hambatan pengobatan ini terjadi pada saat menangkapnya terutama bagi yang belum jinak tentunya efek dari ditangkap itu sendiri adalah burung dapat menjadi takut, enggan berkicau serta bulunya dapat rusak. Untuk memudahkan penangkapan adalah saat burung usai mandi.

Setelah ditangkap, sisik yang ada dapat diolesi minyak goreng yang hangat, pasta gigi atau bahkan balsem serta hand body lotion. Saat mengoleskannya, usahakan sambil diurut-urut. Ulangilah tiap hari, setelah hari ke-4, bersihkan daerah kaki tersebut dengan air hangat. Lakukan dengan hati-hati dan tanpa harus memaksa melepaskannya

Sabtu, 24 November 2012

Cucak Rawa - Gangguan Pencernaan

 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjquFaTFSOZy-OYBsQd1tTDz-df6gbxJdpq9oF_Fs-16Ww90WwQFF3h9EMRgdmLITQ-WGvaiVMNGTQ-YQXw6rWdT4ntS_CNFIxUNP2bj3brVvICIqwSOtmKKBXA80zMwVYy_M9poZ8V7lWG/s1600/Burung+Cucak+Rawa.jpg

Seperti pada gejala berak darah, ditambah dengan gerakan berjingkat-jingkat sewaktu buang kotoran. Ada tiga kemungkinan pada gangguan pencernaan ini, mungkin berak darah, berak kapur atau susah buang kotoran. Bila ini terjadi, Hindarkan pakan yang dapat mengganggu dan merusak pencernaan, karena burung ini memang memiliki system pencernaan yang kurang baik.

Jagalah kebersihan kandang, berikan cukup air minum dan sekali waktu berikan papaya untuk melancarkan pencenaan. Hindarkan makanan yang dapat merusak pencernaan burung, misalnya kaki serangga, sayap serangga atau biji buah yang keras misalnya biji buah jambu batu atau pisang batu.

Cara Mengobatinya :



Bila burung terkena penyakit berak darah atau berak kapur, lakukan seperti yang diuraikan di atas. Tetapi bila burung mengalami susah berak, biasanya ada kotoran yang tertahan sampai beberapa hari, dan burung akan nampak menderita karena sakit. 
Masukkan air sabun ke dalam duburnya melalui spuit (alat suntik) yang sudah diambil jarumnya. Air sabun akan memudahkan dan melancarkan saat burung akan buang kotoran atau berak. Berikan makan papaya agar membantu pencernaan serta taburkan batuan kecil dan kerikil batu apung.