Selasa, 14 Mei 2013

Burung Kelicap Bukit


Gudang Burung  - Burung Kelicap Bukit atau juga dikenali sebagai burung Madu Sriganti adalah salah satu daripada hewan yang boleh didapati di Malaysia. Nama sainsnya ialah Nectarinia jugularis. Burung Kelicap Bukit, Cinnyris jugularis, merupakan spesies sunbird yang dijumpai dari Asia Selatan hingga Australia. 


Burung sunbirds merupakan sekelompok burung passerine Dunia Lama yang amat kecil yang kebanyakannya makan madu, sungguhpun dia memakan serangga, terutama memberi makan anak burung. Penerbangan mereka pantas dan langsung pada sayap pendek mereka. Kebanyakan spesies boleh memakan madu dengan terkantung-kantung, tetapi biasanya bertenggek bagi makan bagi kebanyakan masa.

Burung Kelicap Bukit biasa terdapat di selatan China hingga ke Filipina dan Malaysia ke bawah sehingga timur laut Australia. Ia merupakan burung lagu terkecil, paling besar sepanjang 12 cm. Dalam kebanyakan spesies kecil, bahagian bawah kedua jantina jantan dan betina bewarna kuning terang, bahagian belakang bewarna perang malap. 

Di dahi, lengkuk dan atas dada jantan dewasa adalah gelap, belakang biru metalik. Di Filipina (ia dikenali sebagai "tamsi") jantan sesetengah spesis kecil memiliki jalur kuning batapada dada, di Wallacea dan utara New Guinea sesetengah spesies kecil kebanyakannya memiliki bahagian bawah gelap, dan di selatan China dan bahagiang bersebelahan di Vietnam kebanyakan bahagian bawah jantan adalah putih-kelabu.

Berasal dari habitat paya bakau, burung Kelicap Bukit menyesuaikan diri dengan baik bersama manusia, dan kini biasa terdapat malah dikawasan berpenghuni padat, malah membuat sarang di kediaman manusia

Senin, 13 Mei 2013

Burung Botak Upeh


Gudang Burung - Burung Botak Upeh ialah burung randuk besar yang tergolong dalam famili burung botak, Ciconiidae. Spesies ini hidup di Kemboja, dan Semenanjung Malaysia serta juga di pulau-pulau Indonesia seperti Sumatera, Jawa, Bali, Sumbawa, Sulawesi, dan Buton. Nama saintifiknya, Mycteria cinerea.




Burung Botak Upeh boleh mencapai 97 sentimeter panjangnya. Rupa kedua-dua jantina kelihatan serupa. Warna bulu Burung Botak Upeh putih kecuali mukanya yang botak dan berwarna merah serta bulu ekor dan bulu pelepah terbang yang panjang dan berwarna hitam-hijau berkilat-kilat. Burung ini tergolong dalam spesies terjejas, akibat kehilangan habitat pantai, pemburuan, serta perdagangan.


Burung Botak Upeh ialah haiwan yang tergolong dalam golongan benda hidup, alam : hewan, filum : kordata, sub-filum : bertulang belakang (vertebrata), kelas : burung. Burung Botak Upeh ialah haiwan berdarah panas, mempunyai sayap dan badan yang dilitupi bulu pelepah. Paruh Burung Botak Upeh tidak bergigi.

Burung Botak Upeh membiak dengan bertelur. Telur Burung Botak Upeh bercangkerang keras. Burung Botak Upeh merupakan burung yang dilindungi di bawah Akta Perlindungan Hidupan Liar Malaysia.

Bertemu Kakatua Setelah Pisah 5 Tahun


Gudang Burung - Perceraian tidak hanya memisahkan dua orang yang berpasangan, tetapi juga orang dengan hewan kesayangan. Mike Taylor sangat senang dapat bertemu kembali dengan burung kakaktua kesayangannya setelah lima tahun berpisah. Burung itu dijual mantan istrinya ketika mereka bercerai. 

”Saya sudah mencarinya ke mana-mana selama ini,” ujar Taylor.

Burung yang diberi nama Love Love itu tidak sengaja ditemukan salah seorang temannya, Steven Campbell. Campbell sedang berkunjung ke tempat penampungan kakaktua di Butte, Montana, dan mengenali burung kesayangan temannya itu. Taylor tidak begitu saja percaya dengan temuan Campbell itu sampai pada akhirnya dia menghubungi pendiri tempat itu, Lori McAlexander.

McAlexander pun hanya memiliki sedikit informasi tentang burung itu. Dia hanya tahu salah satu mata burung itu buta, suka mengatakan ”love love”, dan suka main petak umpet. Burung berusia 25 tahun itu diserahkan ke penampungan, beberapa tahun lalu, setelah mematuk seorang perempuan. Ketika itu, Love Love mematuk perempuan itu dan menyebabkan luka serius.

Taylor pun pergi ke tempat penampungan burung itu. Ketika bertemu, tampaknya Love Love mengenali tuannya. Dia segera bermain-main dengan Taylor. ”Pertemuan itu sangat menyentuh, dia tidak melupakan saya,” kata Taylor senang.

Minggu, 12 Mei 2013

Burung dengan 2 Kepala


Gudang Burung - Fotografer Ukraina Vladimir Kucherenko berhasil mengabadikan gambar burung pelican. Namun burung pelican kali ini berbeda dengan pelican pada umumnya, karena burung ini memiliki dua kepala dengan satu badan.


Menurut Daily Mail, Senin (17/9/2012) Kucherenko mengambil gambar ini ketika dirinya tengah berada di sekitar kawasan Sungai Danube. Sungai Danube dikenal sebagai rumah terbaik bagi sekira 300 ekor pelican yang terdapat di kawasan itu.


Berdasarkan keterangan Kucherenko, pada saat itu dia berada di area sekitar Sungai Danube untuk melakukan ekspedisi fotografi. Namun ketika dia melihat seekor burung pelican yang tak biasa tersebut, Kucherenko pun langsung membidikkan kameranya.


Kucherenko, ternyata bukan satu-satunya yang sempat menyaksikan fenomena langka ini. Karena sebelumnya seorang perempuan di Oregon, Amerika Serikat (AS) juga menyaksikan hal serupa.
The Massachusetts Audubon Society mengatakan, kepada CBS Boston bahwa hewan dengan kelainan seperti itu umumnya tidak akan bertahan lama di alam liar. 

Sejarah Burung Twitter


Gudang Burung - Sejak Twitter mulai mengepakkan sayap pada Maret 2006, logo burung yang dimilikinya tetap tak dikenal namanya hingga sekarang. Dua hari lalu Product Manager Platform/API Twitter, Ryan Server tidak sengaja mengatakan bahwa burung biru yang terkenal itu sebenarnya bernama Larry.

Server memposting sebuah gambar dari pertemuan Twitter, saat dia berkunjung ke tempat di mana Creative Director Douglas Bowman menganalisis avolusi logo dan menulis "Menuju desain @Twitter. Evolusi dari logo burung, Larry," seperti dikutip Daily Mail, Kamis (1/3/2012). 
Tidak hanya itu, Server juga mengatakan, "Kami senang melihat sayapnya berkembang sempurna. Dai terliihat seperti burung sakit selama beberapa tahun."

Berita itu cukup mengejutkan, salah satunya penulis teknologi Samuel Arbesman yang bertanya pada Server termasuk dalam spesies mana burung tersebut. "Itu rahasia," jawab Server yang membuat orang smeakin penasaran.


Tidak hanya spesienya, tapi asal-usul nama logo burung Twitter ini juga merupakan misteri meskipun ada beberapa spekulasi bahwa burung ini dinamai Larry Bird.


Sebelumnya nama burung itu pernah menyelinap keluar, tapi tidak benar-benar mendapatkan perhatian. Corporate Responsibility Manager Twitter, Jenna Dwan pernah menyebutkan Larry dalam tweet-nya pada Maret tahun lalu. Terlebih lagi, baru-baru ini Dwan memposting tutorial blog tentang cara menggunakan Twitter versi terbaru.


"Jalan pintas Twitter. Anda bisa dengan cepat menutup semua tweet yang terbuka, dengan menekan 'L' (seperti Larry) pada keyboard Anda," demikian tulis Dawan pada blog tersebut.
Logo burung 'Larry' kian terdengar kencang, tapi sampai saat ini pihak Twitter menolak berkomentar tentang nama tersebut.

Bryan Shearwater, Spesies Burung Baru dari AS


Gudang Burung - Pekan ini merupakan momen penting bagi Amerika Serikat (AS), karena untuk kali pertama ditemukan spesies burung baru di Amazon, setelah beberapa dekade. Penemuan ini sebelumnya agak samar terlihat di radar para ilmuwan, mungkin karena burung tersebut terlihat mirip dengan dokumentasi spesies lain yang sudah ada.


Seperti dikutip Discovery News, Sabtu (27/8/2011), spesies burung baru yang ditemukan di Amazon merupakan jenis burung laut, yakni Bryan Shearwater (Puffinus Bryani), yang berasal dari Kepulauan Hawaii. 

Sebuah makalah yang terdapat pada jurnal The Condor mencatat bahwa ini adalah spesies baru yang pertama kali ada di AS, sejak burung Po'ouli ditemukan di hutan Maui pada 1974. Untuk memastikan apakah Bryan Shearwater adalah spesies baru, para imuwan melakukan tes DNA. Setelah hasilnya keluar, dinyatakan jika burung tersebut benar-benar merupakan spesies baru di AS.


"Penemuan baru dalam spesies burung ini, sangat menarik. Kami puas setelah memastikan hipotesis awal kami melalui tes DNA, sehingga bisa mengkonfirmasi jika hewan ini merupakan burung yang unik, baik secara genetik, maupun dari tampilannya. Ini merupakan sesuatu yang sangat jarang terjadi dalam sebuah spesies burung," kata Rob Fleischer, Kepala Pusat Smithsonian Conservation Biology Institute (SCBI).


Bryan Shearwater adalah jenis Shearwater terkecil di dunia. Flieischer menambahkan, jika burung ini juga merupakan burung langka yang harus dilindungi agar tidak punah.

"Jika kita dapat menemukan di mana spesies ini berkembang biak, maka kita mungkin memiliki kesempatan untuk melindungi dan menjaganya dari kepunahan," ungkap Andreanna Welch, rekan Flieischer dari SCBI.

Sabtu, 11 Mei 2013

Beo Kuasai 3 Bahasa


Gudang Burung - Seekor burung beo memiliki keahlian yang unik. Burung beo bernama Rocket ini pandai berbicara tiga bahasa.  


Rocket pandai sekali menirukan kata-kata menggunakan bahasa Arab, Urdu, dan Inggris. Burung pintar ini sering dijuluki burung multibahasa. Ia fasih sekali mengucapkan kata-kata menggunakan bahasa arab, seperti Assalamu’alaikum. Ehsan Mahmood, sang pemilik mengatakan, keluarganya menyukai burung beo. Burung ini dibelinya sewaktu keluarga mereka masih tinggal di Pakistan dan juga ikut dibawa pindah ke Inggris, sehingga ia juga bisa menirukan bahasa Inggris. "Ayahku Tariq memelihara Rocket sejak kami tinggal di Pakistan dan ketika ia pindah ke Inggris, burung ini juga ikut,” ungkap Ehsan, seperti dikutipMetro, Selasa (12/2/2013).
"Ketika kami baru tiba di Inggris, Rocket hanya bisa mengatakan" Halo", tapi sekarang ia sudah pandai bicara," jelasnya.
Ehsaan menambahkan, semua anak-anak di daerah rumahnya banyak yang menyukai Rocket dan menunggu celotehan burung pintar itu. "Semua anak-anak di daerah kami mencintainya dan selalu menunggu Rocket di depan rumah agar bisa berbicara dengannya,” kata Ehsan.